Istilah Pengertian Tentang Penyakit Lambung

Lambung berfungsi untuk menyimpan suatu makanan untuk sementara dan mengolah suatu makanan tersebut agar bisa masuk ke usus kecil. Lambung mempunyai pH = 2 sehingga bersifat sangat asam, sifat ini berfungsi agar lambung bisa menghancurkan suatu makanan dan membunuh mikroorganisme asing yang masuk ke dalam tubuh. Sebuah dinding lambung disusun oleh 3 jenis otot, yaitu terdiri dari otot melinkar, memanjang, dan menyilang, sehingga pada saat otot otot lambung ini berkontraksi akan terjadi gerakan memutar makanan yang disebut gerakan peristaltik.

Penyakit Lambung

 

Penyakit lambung merupakan penyakit yang juga cukup sering dialami oleh kebanyakan orang. Penyakit lambung bisa terjadi jika asam lambung naik, asam lambung tinggi, ada nya luka pada lambung atau pun tukak lambung. Penyakit lambung seperti itu banyak di alami karena di sebabkan oleh pola makanan dan asupan makanan. Penyakit lambung sama semua penyebab nya, karena tidak dapat mengontrol asupan makanan dengan baik sehingga bisa menyebabkan asam lambung naik. Asam lambung naik bisa dikarenakan oleh ada nya bagian lambung yang tidak tertutup dengan baik, akibat produksi asam lambung yang banyak, atau juga yang parah jika memiliki luka pada lambung. Jika penyakit lambung yang dialami karena asam lambung naik, maka penyebabnya karena asam lambung tinggi dan juga penutup bagian atas lambung tidak bisa berfungsi dengan baik sehingga asam lambung akan naik ke atas kerongkongan hingga tenggorokan.

Beda hal nya dengan asam lambung karena penutup di bagian atas lambung tidak dapat berfungsi dengan baik, jika penyakit lambung yang dialami karena di ada nya luka lambung maka penyebab nya karena di sebabkan oleh pola makan yang tidak teratur. Selain itu juga mengalami penyakit lambung seperti tukak atau ada nya luka karena di sebabkan oleh ada nya infeksi bakteri, atau pun makanan dan minuman yang kurang sehat di konsumsi terlalu sering sehingga menyebabkan penyakit lambung terjadi. Luka lambung bisa berada pada bagian dinding lambung yang biasa nya keluar nya cairan atau pun enzim, ada nya luka lambung akan menimbulkan rasa sakit pada perut.

Dinding lambung tersusun menjadi empat lapisan, yakni :
  1. Mucosa ialah lapisan di mana sel sel mengeluarkan berbagai jenis cairan, seperti enzim, asam lambung, dan hormon. Lapisan ini berbentuk seperti palung untuk memperbesar perbandingan antara luas dan volume sehingga memperbanyak volume getah lambung yang dapat dikeluarkan.
  2. Submucosa ialah lapisan di mana pembuluh darah arteri dan vena dapat ditemukan untuk menyalurkan nutrisi dan oksigen ke sel sel perut sekaligas untuk membawa nutrisi yang diserap, urea, dan karbon dioksida dari sel sel tersebut.
  3. Muscularis adalah lapisan otot yang membantu perut dalam pencernaan mekanis. Lapisan ini dibagi menjadi 3 lapisan otot, yakni otot melingkar, memanjang, dan menyerong. Kontraksi dan ketiga macam lapisan otot tersebut mengakibatkan.
  4. Gerak peristaltik (gerak menggelombang). Gerak peristaltik menyebabkan makanan di dalam lambung diaduk aduk. Lapisan terluar yaitu serosa berfungsi sebagai lapisan pelindung perut. Sel sel di lapisan ini mengeluarkan sejenis cairan untuk mengurangi gaya gesekan yang terjadi antara perut dengan anggota tubuh lainnya.
Apa saja penyakit pada lambung dan penyebabnya
  • Gastritis

Gastritis adalah peradangan pada lapisan lambung. Penyebab gastritis adalah terlalu banyak minum-minuman beralkohol, penggunaan jangka panjang obat aspirin dan ibuprofen, dll. Gastritis juga dapat muncul setelah operasi, luka trauma, luka bakar, atau infeksi berat. Penyebab kronisnya adalah infeksi bakteri Heliobacter pylori, refluks empedu, dan stress. Gejala gastritis adalah gangguan pencernaan, perut kembung, mual, dan muntah. Cara mencegah gastritis adalah dengan menghindari makanan pedas atau panas.

  • Maag

Maag atau tukak lambung adalah peradangan pada dinding lambung yang disebabkan oleh pengeluaran asam lambung (asam klorida) yang berlebihan. Asam lambung secara rutin keluar untuk membantu menghancurkan makanan. Namun jika tidak ada makanan dalam jangka waktu tertentu, maka asam lambung akan tetap keluar dan mengikis dinding lambung. Ketika asam lambung tersebut mengenai saraf, terjadilah rasa sakit yang luar biasa yang biasa kita kenal sebagai maag. Cara mencegah maag adalah dengan makan teratur dan menghindari makanan yang terlalu pedas.

  • Kanker Lambung

Kanker lambung adalah kanker yang berkembang di area lambung. Gejala awal kanker lambung adalah mulas, nyeri pada perut bagian atas, mual, dan kehilangan nafsu makan. Gejala selanjutnya adalah penurunan berat badan, kulit kuning, muntah, kesulitan menelan, dan terdapat darah dalam tinja. kanker dapat menyebar dari lambung ke bagian lain seperti hati, paru paru, tulang, lapisan perut, dan kelenjar getah bening. Penyebab utama kanker lambung adalah infeksi bakteri helicobacter pylori. Penyebab lainnya adalah merokok.

  • Tumor Lambung / Polip Lambung

Tumor lambung adalah tumor yang ditandai dengan tumbuhnya polip (bintil-bintil) pada lambung. Tumor lambung masih bisa diangkat dan tidak berbahaya karena tidak menyebar ke organ tubuh lain. Salah satu penyebab tumor lambung adalah terlalu sering mengkonsumsi makanan bernitrat. Nitrat adalah zat pengawet yang biasa terdapat di makanan dan minuman dalam kemasan. mengonsumsi terlalu banyak makanan yang diasinkan dan diasap serta merokok juga beresiko terjadinya tumor lambung. Tumor lambung akan menjadi kanker lambung jika polip berukuran lebih dari 2 cm, terdapat sel glandular, dan terdapat banyak polip di dalam lambung.

  • Dispepsia

Dispepsia adalah gangguan pencernaan yang ditandai dengan nyeri dan perih di bagian atas perut serta perut terasa penuh padahal belum makan. Terkadang disertai dengan perut kembung, bersendawa, mual dan maag. Dispepsia sering terjadi pada penderita GERD dan gastritis.

  • GERD (Gastro-Esophageal Reflux Disease)

GERD adalah kerusakan kronis pada mukosa lambung yang disebabkan oleh asam lambung yang terus mengikis dinding lambung. Banyak orang yang mengira penyakit ini mirip maag. Namun ada beberapa gejala khusus antara lain sakit saat menelan, rasa asam di mulut, sering bersendawa, dan sering terserang radang tenggorokan. Penyebab penyakit ini adalah kecemasna, depresi, langsung tidur setelah makan, makan makanan yang terlalu pedas atau asam, jarang olahraga, dan kebiasaan merokok.

  • Gastroparesis

Gastroparesis adalah penyakit kelumpuhan lambung yang membuat makanan lama dicerna. hal ini disebabkan karena lambung tidak mampu berkontraksi untuk memindahkan makanan ke dalam usus halus. Saraf vagus mengontrol kontraksi ini. Gastroparesis dapat terjadi ketika saraf vagus rusak dan otot otot perut dan usus tidak berfungsi dengan benar. Makanan menjadi bergerak lambat atau bahkan dapat berhenti. Gejala gastroparesis adalah mual kronis, muntah, nyeri perut, perasaan kenyang berlebihan walaupun hanya makan sedikit. Gejala lainnya dapat berupa mulas, perut kembung, kadar glukosa darah yang tidak menentu, kurangnya nafsu makan, kejang dinding perut, dan malnutrisi. Diabetes melitus menjadi penyebab utama gastroparesis karena kadar glukosa dalam darah yang tinggi dapat mempengaruhi susunan kimia pada saraf vagus. Merokok juga dapat menyebabkan gastroparesis.

  • Gastroenteritis

Gastroenteritis adalah penyakit gabungan antara diare, muntah, dan perut kram. Gastroenteritis sering disebut virus perut dan flu lambung. Meskipun penyakit ini tidak terkait dengan influenza. Penyakit ini disebabkan oleh rotavirus pada anak anak dan norovirus dan campylobacter pada orang dewasa. Penyakit ini terjadi karena konsumsi makanan yang tidak diolah dengan baik, air yang terkontaminasi, atau melalui kontak terlalu dekat dengan penderita.

Pencegahan gastroenteritis berupa penggunaan air bersih dan mencuci tangan secara teratur dengan sabun. Vaksin rotavirus dapat dilakukan untuk mencegah penyakit ini. Untuk kasus yang ringan, penderita dapat diberi larutan oralit. Untuk kasus yang lebih berat, cairan infus mungkin diperlukan. Tidak dianjurkan menggunakan antibiotik karena penyakit ini tidak disebabkan oleh bakteri. Gastroenteritis paling banyak menyerang di negara berkembang.

Makanan yang baik dikonsumsi untuk sakit lambung
  • Gandum dan biji-bijian

Makanan seperti roti dan sereal biasanya mengandung kandungan serat baik pada tubuh dan dapat ditolerir kandungannya untuk dicerna lebih dalam pada lambung. Biji-bijian kaya serat yang tinggi, seperti berat merah, barley, quinoa dan oatmeal nyatanya dapat membantu melancarkan aliran makanan yang telah dicerna dalam lambung.

  • Makanan kaya protein

Kebanyakan makanan untuk sakit lambung seperti makanan jenis daging dan ikan memang bisa dicerna dengan baik oleh lambung. Tetapi alangkah lebih baiknya lagi pilihan daging yang dikonsumsi mengandung kaya protein dan rendah lemak. Contohnya, anda dapat memilikih daging rendah lemak tanpa kulit, atau mengonsumsi ikan yang penuh dengan manfaat protein di dalamnya.

  • Makanan dengan menu sayuran brokoli

Sayuran yang satu ini, brokoli, pada dasarnya bagus untuk makanan sakit lambung. Brokoli mengandung bahan kimia yang disebut sulforpahane, zat tersebut berguna membantu membunuh helicobacter pylori (bakteri negatif) karena memiliki sifat antibakteri.

Makanan yang harus dihindari ketika sakit lambung
  • Hindari makan makanan yang manis

Makan yang manis memang nyatanya sedap menggugah selera lidah. Padahal jika lambung anda bermasalah, makanan manis ini tidak baik untuk makanan sakit lambung. Mengapa tidak baik? seperti yang anda tahu, makanan dengan rasa manis pastinya mengandung gula refinasi yang dapat menyebabkan lonjakan kadar insulin yang dapat menyebabkan fluktuasi gula darah.

  • Makanan bersantan dan sumber makanan yang mengandung gas

Makanan yang mengandung banyak gas sangat tidak boleh dikonsumsi bagi penderita sakit lambung, dikarenakan saat sakit lambung jika mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gas malah akan membuat asam di dalam lambung menjadi naik. Beberapa contoh makanan yang banyak mengandung gas tinggi antara lain sayur sawi, kembang kol, dan buang nangka.

  • Makanan dengan rasa pedas

Makanan untuk sakit lambung yang memiliki rasa pedas akan bisa membuat iritasi pada dinding lambung, seperti halnya cabai, sambal-sambal, saus cabal, saus tomat, dan makanan yang membuat anda banjir keringat dan yang mengandung merica atau lada berlebih.

  • Makanan dengan rasa asam

Makanan asam bisa meningkatkan kadar asam lambung di dalam perut. Makanan yang asam bisa memicu refluks asam dan juga bisa memperburuk sakit lambung nah, ini adalah beberapa makanan asam yang tidak boleh dikonsumsi seperti makanan yang diberi cuka, asinan buah dan sayur, acar, dan beberapa buah-buahan yang memiliki rasa asam.

Telah hadir solusi kesehatan lambung untuk seluruh keluarga anda tercinta

Perkenalkan produk kesehatan QnC Jelly Gamat Emas, membantu mengobati dan merawat lambung tetap sehat. Sangat aman dan nyaman dikalangan semua usia.!

QnC Jelly Gamat Emas

CV.JOGJA NATURAL HERBAL
CV.PEDULI SEMESTA ALAM
BPOM TR 173301471 – HALAL dari MUI

SIMAK PRODUKNYA
⇒”DISINI“⇐

TESTIMONI QNC JELLY GAMAT EMAS

MAU LEBIH DETAIL TENTANG KESAKSIAN PENGGUNA QNC JELLY GAMAT EMAS?

Baca info lengkapnya ⇒”KLIK DISINI AJA“⇐

Sekian danTerima kasih atas kunjungan anda,  semoga bermanfaat dan membantu anda.

Posted Tag : Istilah Pengertian Tentang Penyakit Lambung